Beranda Uncategorized 10 Tips Belajar Online dan Berinternet Bijak di Masa Pandemi

10 Tips Belajar Online dan Berinternet Bijak di Masa Pandemi

10 Tips Belajar Online dan Berinternet Bijak di Masa Pandemi

Jakarta- Beritabatam.com | Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan di kampus diselenggarakan secara online.

Pembelajaran secara online berisiko menyebabkan meningkatnya keterpaparan peserta didik terhadap internet, padahal internet tidak selalu memiliki sisi baik.

Karena itu, perlu ada pembekalan yang cukup kepada peserta didik, para pendidik dan para orang tua untuk meningkatkan keamanan dalam berinternet.

Topik ini jadi bahasan menarik dalam webinar bertema Internet Sehat yang diselengarakan selama dua hari, 12 dan 13 Januari 2021 oleh Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana, Jakarta.

Webinar yang merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini difokuskan pada upaya optimalisasi pemanfaatan internet untuk pembelajaran berbasis online dan keamanan berinternet.

Webinar ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Inovasi Fakultas Ilmu Komputer UMB, Yaya Sudarya Triana., M.Kom., Ph.D.

Hari pertama mengangkat tema ‘Effective and Efficient Online Learning For High School In Indonesia’ dan tema hari kedua ‘Security Awareness for Online Learning in Pandemic Era of Covid 19.’

“Dengan mengangkat dua tema ini kami turut berkontribusi untuk mengawal mutu pendidikan di Indonesia walaupun dilakukan secara daring, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dalam berinternet,” ujar Dr. Eliyani, Ketua Panitia Penyelengara Webinar.

Yang menarik dari webinar yang diikuti 150 peserta dari kalangan mahasiswa dan guru dari berbagai daerah di Indonesia ini adalah pakar-pakar yang diundang. Diantaranya, pakar online learning dari International Islamic University Islamabad Pakistan, Prof. Nabi Bux Jumani dan Dr. Fouzia Ajmal.

Di paparannya, Dr. Fouzia Ajmal mengangkat tema ‘An Introduction to Online Teaching.’ Sementara Profesor Nabi Bux Jumani mengangkat tema ‘Educational Gadgets For Teachers Educators.’

Menurut Dr. Fouzia Ajma, di era teknologi informasi, dibutuhkan pendekatan baru dalam dunia pendidikan untuk mempersiapkan generasi yang bisa menangkap peluang dan kebutuhan di era abad 21.

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa/mahasiswa dengan dukungan teknologi informasi, tetap membutuhkan guru atau pendidik yang juga menguasai penggunaan teknologi informasi untuk pembelajaran.

Dosen UMB, Afiyati Reno, SSi, MT dan Sri Dianing Asri, ST, M.Kom menambahkan, penggunaan berbagai media sosial untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan bagaimana mengatasi kejenuhan selama pembelajaran online.

Pada hari kedua, webinar membahas aspek keamanan berinternet. Beberapa materi yang disampaikan adalah Awareness Social Media (Social Media Dilemma), DNS Filtering untuk Memblokir Konten Terlarang, dan Keamanan Self Assessment untuk Perangkat Pribadi, yang disampaikan para dosen Fakultas Ilmu Komputer UMB, Rushendra S.Kom, MT, Febryo Ponco Sulistyo, SKom., MTI, dan Dwiki Jatikusumo, SKom.,MKom.

Peserta seminar ini datang dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Jakarta, Tangerang, Depok, Cirebon, Malang, Sumatera Barat, dan Pontianak. Selain guru, mahasiswa dan dosen juga dihadiri 20 lembaga pendidikan formal, dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan universitas.

Seorang guru dari Pontianak menyampaikan, bagaimana membuat siswa tetap bahagia dalam sistem pembelajaran online.

Seorang peserta mahasiswa mengharapkan trik agar tetap terasah softskill dan hardskill dengan pembelajaran yang membuat mereka lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer.

Berikut berapa tips berinternet secara sehat di masa pandemi:

1. Gunakan internet secara bijaksana.

2. Jangan terlalu lama di depan komputer, untuk menghindari kejenuhan dan kelelahan, dan dampak fisik lainnya.

3. Informasi umum saja di sosmed, hal-hal yang pribadi, seperti no HP jangan dishare di sosmed.

4. Gunakan sosial media secara cerdas, selalu berpikir sebelum memposting, apa gunanya data atau informasi tersebut diposting.

5. Jangan pernah percaya pada internet satu detik pun untuk menyimpan data yang penting.

6. Pihak sekolah / orangtua dapat menerapkan DNS Filtering untuk memblokir konten terlarang.

7. Pastikan Anda terhubung ke SSID Wifi yang resmi atau kredibel.

8. Gunakan selalu produk, seperti operating system atau OS yang asli / resmi dan selalu update patch.

9. Jaga kerahasiaan data dan identitas.

10. Gunakan password yang berbeda setiap akun social media, e-commerce, dan lain-lain. Gunakan password yang kuat, disertai kombinasi huruf besar, kecil dan tanda baca.

Sumber : Tribunnews.com

- Advertisment -
- Advertisment -