Beranda KEPRI NATUNA Bumdes Ujung Tombak Pengembangan Desa

Bumdes Ujung Tombak Pengembangan Desa

BERITABATAM.COM, NATUNA – Maju tidaknya suatu desa pasti tergantung dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) itu sendiri. Bumdes sebagai lembaga ekonomi masyarakat memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian di suatu desa.

Bumdes merupakan pilar Demokrasi juga ujung tombak dalam meningkatkan usaha masyarakat, mengoptimalkan aset desa, menciptakan peluang usaha, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan desa itu sendiri.

Hal ini seperti di sampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Natuna, Anrizal Zen, ST saat kami temui di ruang kerjanya, pada Senin, (23/3/2021)

Anrizal memaparkan, Bumdes merupakan mesin untuk mengangkat perekonomian yang ada di desa, dengan cara desa harus berkomitmen untuk menyertai modal kepada Bumdes sesuai dengan ikon dan kondisi daerah masing-masing untuk di kembangkan.

Istimewa

Sebagai contoh di Natuna ada beberapa desa yang sudah memiliki Bumdes yang sudah bisa di kategorikan maju, yakni Bumdes Desa Air Payak, Kecamatan Serasan Timur yang memproduksi gula ijuk dan sudah tembus pasar luar daerah dan Bumdes Tanjung Balau, Kecamatan Serasan, membeli batu dari masyarakat sekitar.

“Dari kedua Bumdes ini bahkan pihak pengelola mampu membayar gaji para pekerja, tentu saja ini sebuah kemajuan bagi suatu desa karena selain mampu menciptakan lapangan pekerjaan juga tentu saja mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa sendiri,” ujar Anrizal.

Lebih lanjutnya, terkait pengembangan Bumdes sendiri, Anrizal mengatakan pada tahun 2017 dari 70 Desa di Kabupaten Natuna hanya 22 Bumdes yang terdaftar.

“namun seiring berjalannya waktu dan kami terus melakukan pembenahan dan pemantauan secara signifikan ke desa-desa dan Alhamdulillah pada tahun 2019 sampai sekarang sudah ada 55 Bumdes yang aktif, tentu suatu kebanggaan dan kemajuan yang sangat baik,” terang Anrizal.

Namun, menurut Anrizal pencapaian itu masih terasa kurang karena Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sendiri mempunyai target seluruh desa se-Kabupaten Natuna harus memiliki Bumdes.

“Kedepan hal ini akan kita upaya agar setiap desa memiliki satu Bumdes, ini merupakan harapan dari saya sebagai Kepala Dinas yang mengayomi desa-desa, dan semoga saja dari ke 70 desa ini mampu menjadi desa maju melalui pengembangan Bumdes,” terangnya.

Di tempat yang berbeda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Hendra Kusuma saat kami temui menjelsakan Pemerintah Daerah dukung penuh program membangun desa melalui pengembangan Bumdes.

Hal ini tak lepas mengingat betapa pentingnya peranan Bumdes untuk kemajuan desa itu sendiri, apalagi di masa sekarang ini yang menjadi fokus pembangunan bukan hanya di kota saja melainkan desa dan daerah pelosok yang memiliki potensi yang besar untuk di kembangkan.

“kami Pemerintah Daerah sangat mendukung program pengembangan Bumdes, apalagi membangun daerah pelosok termuat dalam poin ketiga Nawacita Presiden,” ujar Hendra.

Tak hanya itu saja, lebih lanjutnya Hendra juga berharap setiap desa yang ada di Natuna mampu menggali dan mengembangkan segala bentuk potensi yang ada di setiap wilayahnya untuk menuju desa yang lebih maju.

“saya sangat berharap seluruh Desa di Natuna mampu menjalankan apa yang menjadi harapan kita bersama, yakni membangun desa yang mandiri, kooperatif dan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru,” jelasnya. (dika)

- Advertisment -
- Advertisment -