Beranda KEPRI KARIMUN Antisipasi Covid 19, Pemkab Karimun Kembali Tutup Sekolah dan Terapkan Jam Malam

Antisipasi Covid 19, Pemkab Karimun Kembali Tutup Sekolah dan Terapkan Jam Malam

BERITABATAM.COM, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau kembali menggelar rapat bersama terkait pengendalian kasus Covid-19, Kamis 29 April 2021 di ruang rapat cempaka putih Kantor Bupati Karimun.

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama FKPD, OPD, dan tokoh masyarakat dan agama itu, untuk menindaklanjuti terjadinya lonjakan tajam kasus Covid-19 saat ini.

Berdasarkan laporan tim gugus tugas, pada hari ini, jumlah pasien yang terpapar virus yang menyerang sistem pernapasan itu, tercatat sebanyak 47 orang.

Jumlah tersebut melonjak tajam dalam sepekan terakhir, dimana pada Kamis, 23 April 2021 lalu masih tercatat sebanyak 20 kasus.

Puluhan pasien tersebut diketahui menjalani isolasi di RSUD Muhammad Sani dan Puskesmas Meral Barat.

“Rapat bersama ini kita lakukan untuk mengambil langkah-langkah yang tegas, cepat, yang akurat terhadap terus bertambahnya kasus Covid-19 saat ini,” kata Bupati Rafiq.

Berdasarkan hasil rapar tersebut, Pemkab Karimun memutuskan untuk kembali menutup proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dan menutup objek wisata saat libur lebaran.

Kemudian, kembali gencar menggelar operasi penegakan dan imbauan protokol kesehatan ke masyarakat serta kembali memberlakukan jam malam.

“Dengan jam malam ini, aktifitas masyarakat akan kembali kita batasi pada pukul 23.00 Wib,” kata Bupati.

Bupati menyebutkan, bahwa upaya menekan lonjakan kasus virus tersebut memang harus dilakukan. Mengingat, daya tampung pasien di fasilitas kesehatan sangat terbatas.

Hal itu dikarenakan ruang isolasi RSUD Muhammad Sani hanya dapat menampung sebanyak 30 pasien di Puskesmas Meral Barat sebanyak 26 pasien RSBT dapat menampung 6 pasien dan Medic Centre menampung 6 pasien.

“Karimun ini hanya mampu menampung sebanyak 68 pasien dan sekarang sudah ada 47 pasien dan jika terus bertambah maka itu sangat mengkhawatirkan,” kata Rafiq dikutip dari kabarbatam.com.

Terakhir, orang nomor satu di Karimun ini mengimbau agar masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Jika masyarakat dapat mematuhi itu, kata Bupati,maka penanganan Covid-19 di Karimun dapat terselesaikan dengan baik dan kembali berstatus zona hijau.

“Kita berharap kasus Covid-19 dapat tertangani dengan baik sehingga tidak terjadi lagi lonjakan, apalagi tidak lama lagi adalah Hari Raya Idul Fitri,” ucap Rafiq. (*)

- Advertisment -
- Advertisment -