Beranda RIAU Sempat Devisit, Listrik di Tembilahan Kembali Normal

Sempat Devisit, Listrik di Tembilahan Kembali Normal

BERITABATAM.COM, TEMBILAHAN – Manager PLN UP3 Rengat, Beny Indra Praja menyatakan bahwa pasokan kelistrikan di Tembilahan dan sekitarnya kembali normal seperti biasa.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri RDP bersama Komisi III DPRD Indragiri Hilir (Inhil) di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas, Tembilahan, Sabtu (24/4/2021).

“Sudah normal sesuai target kita,” kata Beny yang didampingi Manager PLN ULP Tembilahan M Hosen, Manager PLN ULP Kuala Enok, dan Manager PLTU Parit 23 Tembilahan.

Beny menjelaskan, kondisi sebelumnya sempat defisit energi listrik hingga 6 MW untuk beban puncak dan 3 MW untuk tidak puncak yang mengakibatkan padam bergilir per 3 jam sekali. Kondisi itu berlanjut 3 hari lamanya dari tanggal 21 April sampai 23 April 2021.

Kronologisnya, pada tanggal 21 April 2021, diawali gangguan PLTU unit 1 dini hari. Kemudian, pagi harinya pada pukul 10.43 WIB gangguan disusul pada PLTU unit 2. Gangguan kali ini PLTU sudah tidak mampu menopang beban puncak energi listrik hingga 6 MW dan beban tidak puncak 3 MW. Pemadaman bergilir pun diberlakukan.

Kemudian pada Hari Jumat, tanggal 23 April 2021. Unit pada PLTU dinyatakan normal pada pukul 16.28 WIB. Namun berselang 2 jam, tepat pada pukul 18.46 WIB, tak disangka Voltage Transformer (VT) milik PLTD di Parit 4 Tembilahan Hulu pecah.

Mengetahui VT PLTD pecah kata Beny, tim dari PLN ULP Tembilahan langsung bergerak melakukan proses penormalan.

“Proses itu selesai pada tanggal 24 April pukul 00.19 WIB. Kemudian, penormalan secara utuh dilakukan bertahap sembari menunggu PLTU beroperasi normal yang masih melakukan pemanasan,” katanya dikutip dari inhilkab.go.id

Kemudian diwaktu subuh, kurang lebih sejak pukul 03.00 WIB, listrik di Tembilaham dan sekitarnya dinyatakan normal kembali seperti biasa.

Sebenarnya, kapasitas PLTU mencapai 2×5,75 MB dan kapasitas PLTD 12,060 MB dinilai mampu menopang beban energi listrik Tembilahan dan sekitarnya. Pasalnya, total kedua kapasitas mencapai 23,8 MB dari beban puncak 19 MB.

“Artinya masih ada surplus sekitar 4,8 MB dalam kondisi normal. Ini kita lakukan pemeliharaan semaksimal mungkin. Gangguan kemarin itu di luar dugaan, oleh karenanya kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamana pelayanan PLN,” imbuhnya.(***)

- Advertisment -
- Advertisment -