Warga setempat mengeluh, karena Pemko Tanjungpinang dan pihak pengembang enggan memperbaikinya.
Padahal secara administrasi, surat permintaan perbaikan telah dilayangkan beberapa kali. Baik ke Pemko Tanjungpinang maupun kepada pihak pengembang.
“Kita bosan menyurati karena tidak ditanggapi dengan serius, “ujar salah seorang warga, Irzan.
Maka dari itu, Ia bersama warga lainnya sepakat memasang baliho permintaan perbaikan jalan atau diaspal.
Irzan dan warga lainnya akan terus berupaya memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.
Lokasi jalan yang paling parah berada pada gerbang masuk dari Jalan Hang Lekir.
Permintaan warga suatu hal yang wajar, mereka telah berdiam puluhan tahun di kompleks itu. Namun ketika jalan rusak tidak ada yang bertanggungjawab.
Dengan semangat yang besar agar diperbaiki Pemko Tanjungpinang maupun pengembang, warga setempat memasang baliho yang berisikan permintaan perbaikan.
“Yth. 1. Ibu Walikota Tanjungpijang, 2. Developer PT Duta Perumahan Intisakti. Kami Minta Jalan Diaspal !!! Sudah Hancur Sekali !!!,”demikian tulisan di baleho itu.
Baleho dipajang di dua lokasi, pertama di gerbang masuk dari Jalan Hang Lekir dan lokasi ke dua di gerbang masuk perumahan MAR Jalan Handjoyo Putro. (amril)




