BERITABATAM.COM, Batam – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kepri menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peresmian Komando Daerah Maritim (Kodaeral) IV Batam.
“Kami dari KNTI Kepri mengucapkan selamat atas diresmikannya Kodaeral IV Batam,” kata Ketua KNTI Batam, Armen, Kamis, 14 Agustus 2025.
Armen berharap sinergi antara TNI AL dan masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional, semakin erat demi menjaga kedaulatan dan keamanan laut.
Dia menyatakan bahwa kehadiran Kodaeral IV Batam merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertahanan maritim.
“Ini juga menjadi sinyal positif bagi keamanan nelayan tradisional di wilayah perairan strategis Kepulauan Riau,” kata Armen.
KNTI Kepri juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam menjaga wilayah laut yang aman, lestari, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat pesisir.
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembentukan Kodaeral IV yang menggantikan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV.
Peresmian dilakukan di Pusdilatpassus, Batujajar, Bandung, Senin 11 Agustus 2025, sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran di jajaran TNI.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025 dan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025, TNI resmi menambah 6 Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 14 Kodaeral, dan 3 Komando Daerah Udara (Kodau).
Empat belas Kodaeral ini merupakan peningkatan status dari Lantamal, dengan fungsi lebih luas mencakup pembinaan kekuatan, pelaksanaan operasi, dan dukungan logistik, serta bertanggung jawab langsung kepada Pangkoarmada RI.
Perubahan ini diharapkan memperkuat struktur komando, meningkatkan kesiapsiagaan, dan mengoptimalkan pertahanan laut serta pantai di seluruh wilayah kerja Kodaeral.
Seiring perubahan tersebut, Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla, resmi naik pangkat menjadi Laksamana Muda TNI dan ditetapkan sebagai Komandan Kodaeral IV.
“Perubahan ini adalah amanah dan tantangan. Kodaeral IV akan terus berbenah, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa demi menjaga kedaulatan maritim,” ujar Laksda Berkat dalam keterangannya belum lama ini.
Dengan status barunya, Kodaeral IV diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di laut, sekaligus menjadi garda terdepan pertahanan maritim Indonesia di wilayah barat. (ria fahrudin)




