BERITABATAM.COM, Jawa Barat – Waduk Jatigede merupakan bendungan terbesar kedua di Indonesia dengan luas mencapai 4.980 hektar salah satu objek wisata andalan.
Waduk ini sudah menjadi destinasi wisata menawarkan pemandangan memukau berupa puncak-puncak bukit yang terlihat seperti pulau mengambang di tengah waduk.
Pengunjung dapat menyewa kapal untuk berkeliling mengunjungi pulau-pulau tersebut, memberikan pengalaman wisata yang unik dan berkesan.
Selain sebagai objek wisata, Waduk Jatigede juga berfungsi sebagai pembangkit listrik dan penyedia air irigasi untuk beberapa kabupaten di Jawa Barat.
Bagi penggemar memancing, waduk ini menjadi spot favorit karena menyediakan berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, mujair, gabus, hingga ikan mas.
Dengan tiket masuk hanya Rp5.000, pengunjung dapat menikmati keindahan waduk ini setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Berdasarkan mitos, waduk ini tidak lepas dari legenda Sangkuriang selesai sampai dia menendang perahu yang dibuatnya sehingga menjadi Gunung Tangkuban Parahu.
Kemudian, Sangkuriang mengejar Dayang Sumbi, ibunya sendiri yang dicintainya ke arah Timur.
Namun, bagi masyarakat di Desa Cipaku, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, cerita itu berlanjut.
Keinginan Sangkuriang untuk menikahi Dayang Sumbi tidak surut.
Sangkuriang membuat telaga yang didambakannya itu tak lain hanya untuk memikat Dayang Sumbi agar menerima cintanya.
Di Darmaraja, Jatigede, Wado, dan sekitarnya, kini telaga besar menjelma, itulah Waduk Jatigede namanya. (ria fahrudin)




