BERITABATAM.COM, Batam – Walikota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemko Batam untuk mendukung program nasional Swasembada Pangan 2025.
Penanaman jagung di lahan seluas tujuh hektare ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Amsakar menilai penanaman jagung serentak memiliki dampak strategis.
Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Batam siap menjadi bagian dari gerakan besar ini. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa wujudkan kemandirian pangan dari daerah,” tambahnya.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kerja kolaboratif lintas sektor yang kini semakin luas, melibatkan kampus, pesantren, dan kelompok masyarakat.
Ia mendorong lebih banyak anak muda terlibat di sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi modern seperti drone, kecerdasan buatan, dan mekanisasi alat pertanian.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa program penanaman jagung serentak telah memberikan hasil signifikan.
Produksi jagung nasional meningkat 13,95 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
“Indonesia kini memasuki momentum penting karena mampu memenuhi kebutuhan jagung dalam negeri tanpa impor,” ungkap Sigit. (ria fahrudin/kjp)




