BERITABATAM.COM, Anambas – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Anambas, Ayub, mendesak Pemerintah Daerah untuk segera menginisiasi pengumpulan bahan pokok sebagai antisipasi cuaca ekstrem.
Menurutnya, langkah dini diperlukan agar stok sembako tetap aman meski terjadi gangguan distribusi akibat gelombang tinggi atau cuaca buruk di Anambas.
Ayub menegaskan bahwa cuaca ekstrem sudah mulai terasa dan dapat semakin parah dalam beberapa hari ke depan, sehingga pemerintah tidak boleh menunda pengamanan stok.
“Cuaca ekstrem sudah tiba. Kita tak bisa menebak, jadi bahan pokok harus sudah tersedia sekarang,” katanya pada Minggu November 2025.
Ayub menjelaskan bahwa daerah kepulauan seperti Anambas sangat bergantung pada transportasi laut untuk memasok kebutuhan sehari‑hari.
Ketika kapal tidak bisa berlayar, pasokan otomatis terhenti. Jika hal itu terjadi, kata Ayub, masyarakat akan langsung merasakan dampaknya, mulai dari berkurangnya stok hingga melambungnya harga sejumlah bahan pokok.
Kondisi seperti ini, menurutnya, selalu berulang setiap musim cuaca ekstrem.
“Kondisi ini harus tanggap, jangan sampai setiap tahun berulang‑ulang harga naik, stok kosong karena transportasi. Itu alasan klasik,” tegasnya.
Karena itu, ia menilai langkah preventif menjadi solusi terbaik. Pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan distributor lokal untuk memastikan ketersediaan sembako tercukupi selama periode cuaca ekstrem.
Selain itu, Ayub meminta agar pengumpulan bahan pokok dilakukan secara terukur dan tetap diawasi dengan ketat agar tidak menimbulkan praktik yang merugikan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kebijakan ini bukan berarti membuka ruang untuk menimbun bahan pokok, baik oleh oknum distributor maupun pihak tertentu yang memanfaatkan situasi cuaca buruk.
” Saya tegaskan bahwa setiap upaya penyimpanan stok harus dilakukan secara transparan dan diawasi, sehingga tidak menimbulkan permainan harga atau pengurangan pasokan di tingkat pedagang,” tegas Ayup.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat segera bertindak dan tidak menunggu hingga cuaca semakin parah, agar masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang stabil.
” Dengan langkah antisipasi tersebut, saya optimistis distribusi sembako dapat tetap terjaga, dan masyarakat tidak lagi menjadi korban berulang dari kenaikan harga yang tidak perlu saat cuaca ekstrem melanda,”pungkasya. (ropi kahardi)




