BERITABATAM.COM, Batam – Dataran Engku Putri Batamcentre berubah jadi lautan warna Melayu Senin pagi ini.
Sebanyak 5.120 pelajar SD dan SMP se-Kota Batam kompak menarikan tarian massal Zapin Ngenang bersama Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.
Sejak pukul 07.00 WIB, ribuan pelajar berbaju kurung dan teluk belanga sudah memadati lapangan.
Begitu irama zapin mengalun, mereka bergerak serempak.
Senyum, tepuk tangan, dan sorak penonton pecah ketika Amsakar, Li Claudia, Ketua TP PKK Erlita Amsakar, dan jajaran Forkopimda turun dari panggung untuk ikut menari di tengah barisan pelajar.
“Anak-anak ini luar biasa. Ini bukan cuma tari, tapi cara kita ngenang budaya dan nunjukkin pendidikan itu juga tentang karakter,” ujar Amsakar usai berbaur dengan pelajar.
Peringatan Hardiknas diawali upacara bendera dengan Amsakar sebagai inspektur.
Dalam amanat Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang ia bacakan, ditekankan bahwa pendidikan dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, dan pendampingan.
Nilai asah, asih, asuh warisan Ki Hajar Dewantara kembali diangkat sebagai kompas menghadapi tantangan zaman.
“Kalau mau memajukan bangsa, kuatkan pendidikan. Kalau mau perbaiki pendidikan, mulai dari kelas,” tegas Amsakar.
Ia juga menyoroti naiknya IPM Batam dari 83,32 di 2024 menjadi 83,80 pada 2025.
Menurutnya, capaian itu hasil kerja bareng guru, orang tua, dan siswa.
Sebagai kado Hardiknas, Pemko Batam melanjutkan program seragam sekolah gratis untuk murid baru SD dan SMP negeri-swasta.
Isinya lengkap: seragam nasional plus atribut, dan seragam kurung Melayu untuk menguatkan identitas lokal.
Acara ditutup dengan foto bersama dan yel-yel pelajar yang menggema: “Batam cerdas, berkarakter, membanggakan!”
Amsakar berpesan, kolaborasi adalah kunci.
“Lewat kebersamaan, kita lahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan bikin bangga daerah serta bangsa,” tutupnya. (ria fahrudin)




