BERITABATAM.COM, Bintan – Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar razia insidentil gabungan.
Untuk Transformasi Digital Batam, BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre
Pelakasanaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum,Ahmad Sihabudin.
Kehadiran tim Kanwil disambut penuh kesiapan oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Bapak Fauzi Harahap, yang turun langsung mengomandoi Jajaran Pejabat Struktural, Staf, dan Regu Pengamanan Lapas.
Sebagai wujud penguatan sinergitas eksternal, razia gabungan ini juga melibatkan personel dari Polsek Gunung Kijang dan Koramil 0315-02/Bintan Timur.
Untuk Transformasi Digital Batam, BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre
Langkah taktis ini sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yang berfokus pada pemberantasan peredaran gelap narkoba serta penindakan pelaku penipuan dengan berbagai modus di dalam Lapas dan Rutan.
Dengan mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), tim gabungan menyisir satu per satu kamar hunian warga binaan di beberapa blok dalam Lapas.
Petugas melakukan penggeledahan badan secara teliti serta memeriksa setiap sudut ruangan, dan barang bawaan warga binaan guna mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
Polres Bintan Salurkan Bantuan Hewan Kurban Kapolda Kepri di Ponpes Mambaus Sholihin
Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar, menegaskan razia insidentil ini merupakan bentuk deteksi dini yang akan terus dilakukan secara berkala dan mendadak.
“Sinergi yang kuat bersama Polri dan TNI diharapkan mampu menutup rapat celah peredaran barang terlarang, sekaligus meneguhkan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) demi menjaga situasi Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang senantiasa aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya. (Oppy)




