BERITABATAM.COM, Batam – Halaman luas Sekolah Dasar Negri (SDN)011 Bengkong, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, berubah menjadi ruang penuh kehangatan dan ketulusan pada pagi hari Kamis, 25 Juni 2026.
Di lokasi ini, seluruh peserta didik beserta tenaga pendidik dan kependidikan berkumpul merayakan momen istimewa tanggal 10 Muharram 1448 Hijriah atau Hari Asyura dengan mengusung tema, “Santunilah Yatim Piatu Maka Hidupmu Akan Berkah Dan Bahagia”.
Peringatan ini bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, melainkan menyatukan hati untuk muhasabah diri dan mempererat persaudaraan lewat semangat berbagi.
Bagi umat Islam, Hari Asyura mengingatkan pada kisah agung saat Nabi Musa dan pengikutnya diselamatkan dari kejaran Firaun, serta saat tobat Nabi Adam diterima kembali oleh Allah SWT.
Amalan yang dianjurkan pada hari ini meliputi puasa sunah, memperbanyak sedekah, hingga menyantuni anak-anak yang kurang beruntung.
Nilai-nilai inilah yang menjadi inti tema acara dan dihidupkan sepenuhnya dalam suasana kekeluargaan di lingkungan SDN 011ini.
Acara berlangsung khusyuk sejak dimulai, dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan langsung oleh para peserta didik dengan suara jernih dan penuh perasaan.
Suasana semakin menyatu saat dilanjutkan dengan pembacaan sholawat yang menyentuh hati seluruh hadirin.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Ustadz Aris Munandar, yang mengajak semua yang hadir merenungkan makna hari ini serta pesan dari tema acara, sebagai waktu terbaik untuk meninjau kembali segala perbuatan dan bertekad menjadi pribadi yang lebih peduli dan baik hati.
Sesuai dengan tema yang diangkat, momen paling menyentuh hati pagi itu adalah penyerahan santunan bagi anak yatim.
Hal yang membuatnya istimewa adalah bantuan ini bukan berasal dari pihak luar saja, melainkan wujud kepedulian tulus yang dikumpulkan dan diserahkan langsung oleh para guru serta seluruh warga sekolah SDN 011 Bengkong.
Tindakan sederhana namun bermakna mendalam ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu akademis, melainkan juga ruang utama pembentukan karakter dan jiwa sosial sejak dini.
Kepala Sekolah SDN 011 Bengkong, Rita Simamora, menjelaskan makna besar di balik kegiatan dan tema yang diusung.
“Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kisah-kisah agung yang kita kenang mengajarkan kita tentang keselamatan, pengampunan, serta ketabahan.
Semua nilai itu hendaknya menjadi cermin bagi kita semua untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, sekaligus semakin peka dan peduli terhadap sesama di sekitar kita,” ujarnya dengan penuh harap.
Lebih dari sekadar seremonial rutin, perayaan ini sengaja ditanamkan sebagai bagian tak terpisahkan dari pendidikan karakter.
Menurut Rita, semangat kebersamaan dan kepedulian sesuai tema ini harus terus tumbuh subur di antara siswa maupun pendidik.
“Harapan kami, rasa saling peduli dan ikatan persaudaraan ini makin erat dan kokoh, sehingga menjadi kekuatan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjaga keharmonisan seluruh warga sekolah ke depannya,” tambahnya.
Di bawah langit cerah kawasan Bengkong, acara pun berakhir dengan kesan mendalam.
Kegiatan ini membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak dini akan menjadi pondasi kokoh bagi masa depan anak-anak, lingkungan sekolah, serta masyarakat sekitarnya. (ria fahrudin)




