BERITABATAM.COM, Batam – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E menghadiri kegiatan Finalisasi Sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepulauan Riau dengan RTRW Kabupaten/Kota, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lt. 5 Gedung Graha Kepri Kota Batam, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebijakan penataan ruang antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota, guna memastikan arah pembangunan wilayah berjalan secara terpadu, terintegrasi, dan sesuai dengan kondisi serta potensi masing-masing daerah.
Dalam proses finalisasi tersebut, sebanyak enam usulan pola ruang strategis yang diajukan untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas telah disetujui dan dituangkan secara resmi dalam Berita Acara.
Pengesahan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselarasan rencana tata ruang serta arah pembangunan wilayah Anambas dengan kebijakan tata ruang Provinsi Kepulauan Riau.
Melalui sinkronisasi RTRW ini, diharapkan tercipta kepastian dalam pemanfaatan ruang dan keselarasan kebijakan pembangunan, sekaligus mendukung penguatan pembangunan wilayah kepulauan, peningkatan investasi, serta pengembangan potensi daerah yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas , Raja Bayu Febri Gunadian, S.E menyampaikan bahwa hasil sinkronisasi tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kebutuhan dan kepentingan pembangunan daerah kepulauan dapat terakomodasi dalam kebijakan tata ruang Provinsi Kepulauan Riau.
Dengan disetujuinya seluruh usulan yang diajukan untuk wilayah Anambas, diharapkan arah pembangunan ke depan dapat berjalan lebih terencana, memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendukung penguatan perencanaan tata ruang yang terintegrasi sebagai landasan pembangunan daerah yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan di wilayah kepulauan. (ria fahrudin)




