BERITABATAM.COM, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menerima audiensi jajaran PT McDermott di Ruang Kerja Wali Kota Batam, Kamis 20 Agustus 2026.
Pertemuan membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari ketentuan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga penguatan kontribusi industri terhadap pembangunan daerah.
Amsakar mengapresiasi keberadaan McDermott yang dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.
Menurutnya, kehadiran perusahaan berskala internasional tidak hanya membawa investasi, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.
“Kami menyambut baik kehadiran McDermott di Batam. Perusahaan ini cukup berkontribusi menggerakkan ekonomi Batam, termasuk melalui pemberdayaan masyarakat tempatan,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan Pemko Batam berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif.
“Kita ingin investasi yang tumbuh di Batam juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu kolaborasi dengan dunia usaha harus terus diperkuat,” katanya.
Amsakar menambahkan, kebutuhan perusahaan yang berkaitan dengan pemerintah daerah akan terus dikoordinasikan agar mendapat kepastian dan kemudahan, dengan tetap mengacu pada ketentuan berlaku.
Sementara itu, Li Claudia mendorong McDermott memperluas kontribusi di bidang pendidikan.
“Kami ingin anak-anak Batam punya kesempatan lebih besar mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri,” ucap Li Claudia.
Chief Operations Specialist McDermott Thomas A. Labrie menyampaikan rencana pengembangan perusahaan di Batam, salah satunya pengurusan integrasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
McDermott juga berencana melakukan pendalaman dan pelebaran pelabuhan.
“Dengan dukungan Pak Amsakar dan Ibu Li, kami berharap ada percepatan,” ujar Thomas.
Ia menyebut McDermott telah bekerja sama dengan 8 SMK di Batam dan Kepri serta 5 perguruan tinggi.
Kerja sama itu untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, berbagi pengetahuan, serta memberi pelatihan bagi guru, dosen, siswa, dan mahasiswa.
McDermott juga berkomitmen meningkatkan perekrutan tenaga kerja penyandang disabilitas.
“Tahun lalu kami merekrut 5 orang. Tahun ini meningkat menjadi 32 orang,” kata Thomas.
Amsakar menyambut positif komitmen tersebut. Ia menyebut keterlibatan dunia usaha dalam meningkatkan kompetensi masyarakat dan memperluas kesempatan kerja penting untuk membangun ekosistem industri yang inklusif.
Pemko Batam akan terus membuka ruang komunikasi dengan pelaku industri.
Sinergi ini diharapkan memperkuat penyelesaian persoalan investasi, kemudahan berusaha, infrastruktur, pendidikan, hingga peningkatan kualitas tenaga kerja. (ria fahrudin)




