BERITABATAM.COM, Anambas – Kondisi jalan menuju Dusun Langan, Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Anambas saat ini memprihatinkan.
Dengan kondisi saat ini, masyarakat sangat membutuhkan campur tangan pemerintah kabupaten untuk mengambil tindakan serius untuk dilakukan perbaikan.
Jalan sepanjang sekitar 2 kilometer yang tidak layak tersebut merupakan akses utama warga Dusun Langan untuk ke pusat desa, sekolah, puskesmas, dan pasar.
Saat musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan berlumpur. Sementara saat kemarau, batu – batu kecil timbul dan jalan rusak membuat pengendara kesulitan.
“Pak Bupati, tolong lihat kami di Dusun Langan. Kalau hujan, motor sering selip dan jatuh. Kalau bawa hasil kebun juga susah, sering rusak di jalan,” keluh Sabran, warga Dusun Langan, Minggu, 2 Agustus 2026
Kondisi ini juga dikeluhkan para pelajar. Setiap hari mereka harus melewati jalan rusak untuk sampai ke sekolah di Desa Batu Berapit.
“Anak-anak sekolah pernah jatuh karena kondisi jalan becek fan beekubang. Dan, motor mogok di jalan. Orang tua juga khawatir kalau musim hujan,” ungkapnya
Peristiwa tersebut dibenarkan Darlin, tokoh agama dusun langan. Kondisi jalan sudah bertahun-tahun seperti ini.
Pihaknya mengaku sudah beberapa kali mengusulkan melalui Musrenbang desa dan kecamatan, namun belum ada realisasi.
Dan, masyarakat juga telah berupaya mebangin semenisasi dengan anggaran swadaya.
“Kami sangat berharap perhatian Pak Bupati. Jalan ini urat nadi kami. Kalau jalan bagus, ekonomi warga pasti jalan. Hasil kebun, ikan, dan hasil lainnya bisa cepat sampai ke pasar,” ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Anambas melalui Dinas PUPR dapat segera melakukan survey dan memprioritaskan perbaikan jalan menuju Dusun Langan, baik dengan pengerasan maupun pengaspalan.
Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Langan masih berharap ada jawaban dan tindak lanjut dari pemerintah daerah agar akses jalan mereka segera diperbaiki. (ria fahrudin)




