BERITABATAM.COM, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan strategi percepatan pembangunan Kota Batam kepada Komisi I DPRD Kota Dumai saat kunjungan kerja di Kantor Wali Kota Batam, Kamis 6 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu dibahas penguatan SDM melalui sektor pendidikan, perlindungan tenaga kerja, pengembangan pariwisata, hingga strategi menarik investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai Bahari mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempelajari kebijakan Batam dalam mendorong pembangunan.
“Tujuan utama kunjungan kerja kami adalah belajar dan bertukar pengalaman. Selama melakukan kunjungan ke berbagai daerah, baru kali ini kami diterima langsung oleh kepala daerah. Ini menunjukkan komitmen Batam dalam membangun kolaborasi antardaerah,” ujar Bahari.
Amsakar merespons, kunjungan antardaerah penting sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi.
Ia menyebut peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas Pemko Batam.
“Tidak masalah jika anggaran yang dialokasikan cukup besar, selama hasilnya mampu melahirkan generasi yang unggul. Bersamaan dengan itu, kami juga menjalankan program perlindungan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan agar mereka memiliki jaminan sosial,” kata Amsakar.
Amsakar memaparkan tiga faktor utama yang menopang percepatan pembangunan Batam selama 1 tahun 5 bulan terakhir: dukungan pemerintah pusat, penguatan regulasi yang memudahkan pelayanan, dan sinergi Pemko Batam dengan BP Batam.
Ia menyebut Batam mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.
Dukungan itu diiringi kebijakan yang memperkuat iklim investasi dan pelayanan publik.
“Kami beberapa kali mendapat arahan langsung dari Presiden agar Batam terus dikembangkan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan pusat investasi nasional. Dukungan itu menjadi energi bagi kami untuk mempercepat program pembangunan,” ujarnya.
Menurut Amsakar, regulasi khusus bagi Batam telah memperluas kewenangan daerah dalam perizinan dan mempercepat investasi.
Hubungan harmonis Pemko Batam dan BP Batam juga dinilai penting menjaga kepastian layanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Kolaborasi yang baik antara Pemko Batam dan BP Batam membuat berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif tanpa ego sektoral,” katanya.
Ia menutup dengan menyampaikan tren investasi Batam yang terus positif.
Sejumlah proyek strategis berskala internasional menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam. (ria fahrudin)




