BERITABATAM.COM, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri menerima delegasi Chemical Anti-Smuggling Enforcement (CHASE) di ruang kerja Kapolda, Senin, 26 Oktober 2026.
Pertemuan membahas penguatan kerja sama dan pertukaran informasi cegah penyelundupan bahan kimia di Kepri.
Hadir Wakapolda Brigjen Pol Dr Anom Wibowo, PJU Polda Kepri, perwakilan Divhubinter, Densus 88 AT, Korbrimob, Puslabfor dan Dittipidter Bareskrim, Baintelkam, BNPT, Bakamla, serta INTERPOL CHEMEX Carlos Lienert.
Kapolda menegaskan Polda Kepri siap dukung Operasi CHASE melalui langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum guna mencegah penyelundupan bahan kimia yang mengancam keamanan.
Perwakilan INTERPOL CHEMEX menjelaskan Operasi CHASE fokus pada penyelundupan bahan kimia termasuk bahan pembuat peledak dan zat berbahaya, yang berpotensi terkait terorisme, narkotika, tambang ilegal, dan penangkapan ikan dengan bahan peledak.
Operasi mencakup penyelidikan individu, kargo, kendaraan, dengan pertukaran data lintas lembaga internasional, nasional, regional. Batam menjadi salah satu lokasi pelaksanaan.
Wakapolda menekankan pentingnya kerja sama terpadu karena penyalahgunaan bahan kimia berkaitan dengan tindak pidana lain termasuk narkotika.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat jaga Kamtibmas dan manfaatkan Layanan Polisi 110 gratis 24 jam. (ri a fahrudi)





