BERITABATAM.COM, BINTAN – Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi ke Rutan Kelas I Tanjungpinang, Jumat, 23 September 2026.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka pemetaan potensi ketahanan pangan antar-UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Tanjungpinang – Bintan sekaligus bagian dari implementasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026.
Jaga Integritas, Pesan Tugas Sebelum Akhir Tahun Ini Pesan Kalapas Fauzi
Kedatangan Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Bpk. Fauzi Harahap, beserta jajaran disambut hangat secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Bpk. Alanta Imanuel Ketaren berserta jajaran pejabat struktural.
Kegiatan ini digagas sebagai langkah nyata dalam menindaklanjuti Asta Cita Prioritas Nasional terkait Swasembada Pangan, Poin 8 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Kemandirian Pangan melalui optimalisasi lahan tidur, serta pemberdayaan hasil kegiatan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dendam Jadi Motif, Pria 39 Tahun di Batam Kota Ditangkap Usai Bunuh Teman
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan pemetaan data dasar potensi komoditas unggulan (One UPT – One Potential) di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga olahan makanan, serta peninjauan sarana prasarana dan area Pembinaan Kemandirian yang dimiliki Rutan Kelas I Tanjungpinang.
Kedua UPT juga berdiskusi merumuskan skema penyaluran komoditas pangan antar-UPT secara terintegrasi (One Contribution) untuk mendukung pemenuhan BAMA internal dan mengurangi ketergantungan pasokan dari distributor luar daerah.
Patroli Perintis di 4 Kawasan Batam, Polisi Amankan Remaja Balap Liar di Botania
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar-UPT dalam mewujudkan kemandirian pangan Pemasyarakatan. “Melalui strategi One UPT – One Potential – One Contribution, kita ingin mengintegrasikan seluruh potensi yang ada di tiap Satker.
Selain mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan, langkah ini juga menjadi wadah optimalisasi pembinaan kemandirian WBP, meningkatkan PNBP, serta memberikan premi yang layak bagi warga binaan yang produktif,” tegasnya.
Hari Bakti ke-55, BP Batam Gaungkan Semangat “Batam Maju, Investasi Melaju”
Kegiatan silaturahmi dan pemetaan lapangan ini berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Sebagai tindak lanjut, hasil pemetaan ini akan disusun ke dalam instrumen database potensi UPT, perumusan SOP distribusi mandiri, serta persiapan tahapan piloting kebijakan terintegrasi se-wilayah Tanjungpinang – Bintan.





