BERITABATAM.COM, Batam – Lapas Kelas IIA Batam menggelar kegiatan Penemuan Kasus Tuberkulosis (TBC) melalui pemeriksaan rontgen dada atau Active Case Finding (ACF) TBC kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini berlangsung dari 15 hingga 19 September 2025 dan menargetkan 1013 WBP.
Pada hari pertama, 202 WBP telah menjalani pemeriksaan.
Pelaksanaan ACF TBC ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Batam, CITO Laboratorium Medis, Puskesmas Sungai Langkai, dan kader TBC Sungai Langkai.
Dari hasil pemeriksaan hari pertama, ditemukan 21 orang terduga TBC yang kemudian dilakukan pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Batam untuk mendukung program pemerintah dalam eliminasi TBC, HIV, dan Hepatitis C pada tahun 2030, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan WBP dan mengurangi penyebaran penyakit di dalam lapas. (ria fahrudin)




