BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – Kepala Staf Korem (Kasrem) 033/Wira Pratama (WP), Kolonel Inf Achmad Marzuki beserta Pejabat Utama (PJU) mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Tugu Sirih Kota Tanjungpinang.
Peringatan HUT tahun ini mengusung tema “TNI Prima, TNI Bersama Rakyat, Indonesia Maju,” sebuah penegasan filosofis bahwa TNI adalah komponen bangsa yang lahir, berjuang, dan mengabdi untuk kemajuan negara bersama seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran berbagai pejabat sipil dan militer, termasuk Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad dan para pimpinan matra TNI, menjadi simbol kemanunggalan yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat di wilayah perbatasan ini.
Rangkaian upacara tersebut menampilkan kesatuan pasukan yang masif, menunjukkan kesiapsiagaan operasional TNI, Polri, dan instansi sipil.
Total sembilan Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari berbagai unsur, mulai dari gabungan TNI AD, AL, AU, Polri, hingga instansi sipil seperti Basarnas dan Satpol PP, berbaris dengan disiplin.
Formasi ini tidak hanya menjadi atraksi visual kekuatan pertahanan, namun juga cerminan nyata dari sinergi tri-tunggal antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah yang menjadi kunci stabilitas dan pembangunan di Kepri.
Pengucapan Saptamarga oleh seluruh peserta menjadi momen sakral yang meneguhkan kembali sumpah setia prajurit kepada bangsa dan negara.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwihan I), Laksda TNI Haris Bima Bayuseto menekankan pentingnya profesionalisme dan kewaspadaan.
Laksda Haris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, dan PNS TNI atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak lengah dalam menghadapi perubahan strategis yang dinamis, serta menegaskan empat poin penting.
“Salah satunya memperkokoh iman, meningkatkan solidaritas TNI bersama rakyat, selalu waspada, dan melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan,” kata Laksda Haris, Minggu 5 Oktober 2025.
Momen peringatan ini berfungsi sebagai dorongan bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan di tengah tantangan global.
Solidaritas yang diusung dalam tema HUT ke-80 ini bukan sekadar slogan, melainkan pijakan logis bagi TNI untuk terus memegang teguh amanat rakyat serta berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan memastikan rasa aman bagi seluruh warga Kepulauan Riau.
Setelah upacara militer yang disiplin, perayaan dilanjutkan dengan Acara Syukuran dan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. (ria fahrudin)




