BERITABATAM.COM, Batam – Selain persoalan sampah, Amsakar juga menyoroti penggunaan atap seng yang dinilai kurang mendukung estetika kota.
Ke depan, ia mendorong penggunaan material bangunan yang lebih layak, seperti genting, sejalan dengan arahan Presiden agar kabupaten dan kota menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Dari sisi kinerja, Amsakar memberikan penekanan khusus kepada BP Batam dan jajaran Pemko Batam.
BP Batam diminta mempercepat proses tender dan lelang, serta menuntaskan persoalan pelayanan air bersih.
Sementara Pemko Batam diharapkan fokus menyelesaikan persoalan sampah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang kerap menjadi sorotan masyarakat, termasuk di media sosial.
Menutup arahannya, Amsakar mengajak seluruh jajaran membangun energi kolektif demi percepatan pembangunan di Kota Batam.
“Mari kita bangun energi kolektif bersama, menciptakan lompatan-lompatan kemajuan. Bergerak cepat, serius, dan berorientasi hasil. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mempercepat pelaksanaan Asta Cita Presiden,” pungkasnya. (ria fahrudin)




