BERITABATAM.COM, Batam – Suasana hangat dan penuh inspirasi tercipta di Justeak Cafe, lantai 1 Nagoya Hill Mall, Kota Batam, Kamis 9 April 2026 pukul 14.00 Wib.
Penulis senior asal Singapura yang sangat dihormati, Zainab Rahim (80), melakukan kunjungan istimewa untuk bertemu langsung dengan penulis muda berbakat asal Batam, Nada Salsabila Kamil, Kamis, 9 April 2026.
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan pertemuan dua generasi yang saling menghargai.
Di tengah obrolan yang akrab dan kekeluargaan, Bu Zainab begitu ia biasa disapa, banyak berbagi pengalaman hidup, kearifan lokal, serta motivasi berharga bagi Nada untuk terus berkarya.
Zainab Rahim adalah sosok yang memiliki perjalanan hidup luar biasa, ia telah menerbitkan dua buku terkenal, Emotion Empowerment dan Never A Victim, yang diterbitkan oleh penerbit Black Card Book (Kanada) dan beredar luas di Singapura.
Kedua buku tersebut sarat akan makna kehidupan, edukasi, serta cara memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Kehidupannya penuh warna, mulai dari masa penjajahan Inggris hingga menyaksikan Singapura merdeka pada tahun 1965.
Bersama sang suami, pelopor akuntansi etnis Melayu yang dikenalnya sejak kuliah di Universitas Singapura, ia tumbuh dengan disiplin ilmu dan nilai-nilai Islam yang kuat.
Pengalaman profesinya pun sangat beragam, mulai dari dunia penyiaran di Radio Television Singapura (RTS), perbankan, hingga menjadi trainer pendidikan.
Menariknya, semangat menulisnya justru semakin membara setelah menunaikan ibadah Haji pada tahun 2020.
”Saya berencana akan menerjemahkan semua karya saya ke Bahasa Indonesia agar bisa dibaca oleh generasi penerus, khususnya di Indonesia,” ungkap ibu dua anak dan satu cucu ini dengan antusias.
Terpesona dengan Perkembangan Batam dan Karya Nada
Dalam kunjungannya ini, Zainab mengaku takjub melihat perubahan Kota Batam.
”Hampir 30 tahun saya tidak pernah berkunjung ke sini Batam berubah sangat cepat, menjadi kota yang modern, bersih, dan sangat tertata,” pujinya.
Kekaguman juga ia tujukan kepada Nada Salsabila Kamil, ia sangat mengapresiasi dedikasi gadis muda ini yang sudah berhasil menulis dan menerbitkan sebanyak 20 novel.
”Pertemuan saya dengan Nada membuat saya bertambah bahagia.ini adalah contoh penulis muda yang produktif,” ujar Zainab sambil merangkul Nada dengan penuh kasih sayang.
Di sisi lain, Nada Salsabila mengaku sangat bangga dan tersentuh bisa bertemu langsung dengan tokoh inspiratif seperti Zainab Rahim.
”Sangat senang dan merasa terhormat bisa bertemu langsung Ibu Zainab Rahim. Bagaimanapun juga, ini adalah motivasi yang sangat besar buat saya agar ke depannya bisa menjadi penulis yang lebih baik lagi,” ucap Nada dengan senyum bahagia.
Setelah berbagi banyak cerita dan pesan moral, Zainab Rahim berencana akan kembali ke Singapura pada Jumat besok, untuk memenuhi undangan kegiatan lainnya.
Pertemuan singkat namun penuh makna ini diharapkan menjadi awal kolaborasi dan inspirasi bagi dunia sastra kedua negara. (ria fahrudin)




