BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – Program peningkatan kualifikasi guru diperluas lewat beasiswa Rp3 juta per semester bagi pendidik yang belum bergelar S1/D4.
Targetnya, 150 ribu guru bisa mengakses bantuan ini pada 2026.
Kebijakan itu diumumkan saat upacara Hari Pendidikan Nasional yang dirangkai dengan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Dewa Ruci, Tanjungpinang, Sabtu, 2 Mei 2026.
Upacara dipimpin Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, dengan peserta dari Forkopimda, kepala OPD, kepala sekolah, guru, pelajar, dan ASN Pemkot Tanjungpinang.
Dalam amanat yang membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Lis menegaskan pendidikan harus dijalankan dengan tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia.
Beasiswa ini menyasar guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik.
Sebelumnya, pada 2025 bantuan serupa sudah diberikan ke 12.500 guru.
Selain beasiswa, pemerintah juga menyiapkan pelatihan pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, kecerdasan artifisial, hingga kepemimpinan sekolah.
Tunjangan sertifikasi kini dibayar langsung tiap bulan.
“Kalau ingin memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas,” kata Lis mengutip pidato menteri.
Selama 18 bulan terakhir, Kemendikdasmen membangun fondasi pendidikan bermutu dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Kemajuan ini butuh dukungan dunia usaha dan lembaga lain agar tidak berhenti pada capaian administratif.
Bersamaan dengan HUT Otonomi Daerah ke-30, pemerintah pusat dan daerah diarahkan menyelaraskan perencanaan, anggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, dan penguatan layanan dasar.
Otonomi memberi ruang inovasi pendidikan di daerah, namun tetap dalam kerangka NKRI dengan menjaga keseimbangan kepentingan daerah dan nasional. (offy)




