BERITABATAM.COM, Batam – Persoalan kecil di dalam ruangan bisa jadi besar saat dibawa ke ruang publik.
Hal itu yang kini dirasakan LCM, seorang pengusaha Kota Batam, setelah wajahnya dipajang di pintu masuk dua tempat hiburan malam dengan stempel “BLACK LIST”.
Foto LCM terpampang serentak di Planet 2 Newton Pub Nagoya dan HH Club Planet 3.0 Pub & KTV.
Bagi sebagian orang mungkin hanya selembar kertas. Tapi bagi LCM, itu terasa seperti menutup pintu rezeki.
Kuasa hukumnya, Rano Iskandar Sirait, S.H., menceritakan kronologi yang terjadi Sabtu dini hari, 6 Juni 2026.
Awalnya ada adu argumen antara LCM dengan seorang waitress di HH Club sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat itu LCM memang sedang terpengaruh alkohol, tapi menurut Rano, tidak ada keributan dan semua pesanan sudah dibayar lunas.
Masalah baru muncul siang harinya. Sekitar pukul 15.00 WIB, foto LCM sudah menempel di depan pintu HH Club dengan tulisan besar “Black List”.
LCM baru tahu setelah dikirimi foto oleh teman-temannya yang melihat langsung di lokasi.
“Pelabelan ‘Black List’ secara terbuka tanpa dasar hukum yang sah dapat dikategorikan merusak nama baik seseorang di hadapan publik,” kata Rano saat konferensi pers di hotel kawasan Penuin, Sabtu sore.
Bagi Rano, ini bukan sekadar sanksi internal tempat hiburan. Memasang foto seseorang di area yang bisa dilihat siapa saja dinilainya sudah masuk unsur penyerangan kehormatan.
Rujukannya Pasal 433 UU 1/2023 tentang KUHP. Belum lagi potensi pelanggaran UU ITE jika foto itu juga diunggah ke layar digital atau media sosial. Dan secara Hak Cipta, UU 28/2014 juga melindungi hak potret seseorang.
Dampaknya, kata Rano, nyata dirasakan kliennya. Reputasi di lingkungan profesional terganggu, bisnis dan proyek ikut terdampak.
“Kami memandang ini sebagai public shaming dan main hakim sendiri,” tegasnya.
Karena itu, pihak kuasa hukum meminta dua tempat hiburan tersebut menyampaikan permintaan maaf terbuka lewat surat kabar cetak selama satu bulan, sekaligus menyatakan kekhilafan atas pemajangan foto berlabel “Black List”.
Hingga berita ini ditulis, manajemen HH Club Planet 3.0 Pub & KTV dan Planet 2 Newton Pub Nagoya belum memberikan tanggapan resmi. Media masih menunggu konfirmasi dari pihak mereka. (din)




