BERITABATAM.COM, Batam –Sabtu pagi yang biasanya ramai aktivitas di Simpang K Square, Jalan Ahmad Yani, mendadak berubah mencekam.
Deru kendaraan berhenti seketika. Yang terdengar hanya suara benturan keras dan teriakan warga.
Satu unit mobil double cabin Mitsubishi Strada bernopol BP 8728 ZD tiba-tiba menghantam 8 sepeda motor yang sedang antre lampu merah. Mobil itu melaju dari arah Mukakuning menuju Batam Center.
Diduga tidak ada upaya pengereman. Delapan motor terpental. Pengendaranya terjatuh. Jalanan langsung macet panjang.
Warga sekitar sigap. Beberapa menolong korban, sebagian lain mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan susulan.
“Kaget banget. Tiba-tiba ada suara ‘brakk’. Motor-motor langsung mental,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.
Berdasarkan data sementara dari Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Jefri Adil Akbar, para korban sudah dievakuasi ke 3 RS Bhayangkara, RS Awal Bros Baloi, dan RS Elisabeth Batam Center.
Dua korban mengalami luka berat dan masih dirawat intensif di RS Bhayangkara dan RS Elisabeth.
Dua lainnya di RS Awal Bros. Sementara korban luka ringan sudah diperbolehkan pulang.
Yang bikin publik bertanya-tanya, pengemudi mobil diketahui berinisial Hubertus Hendrawanto, pegawai BP Batam. Dari hasil awal, polisi tidak menemukan jejak pengereman di lokasi.
Pihak keluarga juga mengaku tidak tahu yang bersangkutan keluar rumah dan mengemudi. Disebutkan pengemudi memiliki riwayat stroke ringan. Tapi polisi belum menyimpulkan itu sebagai penyebab.
Hingga siang ini, penyidik masih memeriksa saksi dan mendata kerugian. Kondisi pengemudi masih syok sehingga belum bisa dimintai keterangan.
Polisi mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Peristiwa ini jadi pengingat. Sehati-hati apa pun kita di jalan, tetap waspada. Karena satu detik lengah, bisa mengubah segalanya.(ria fahrudin)




