BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang resmi memperkenalkan Stan Bazar Sempena MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026.
Mengusung tema “Bersyair Gurindam, Beradat, dan Berbudaya”, stan ini menjadi representasi harmonis nilai Islam, budaya Melayu, dan identitas maritim Kota Gurindam.
Fasad utama stan mengadopsi arsitektur rumah Melayu tradisional dengan ukiran khas dan motif kaligrafi Islam.
Lengkungan pintu masuk berbentuk mihrab menjadi simbol keterbukaan dan gerbang menuju ilmu pengetahuan.
Di sisi kiri berdiri replika perahu layar yang menggambarkan sejarah Tanjungpinang sebagai pusat pelabuhan Kesultanan Riau-Lingga.
Sementara sisi kanan dihiasi ornamen monumental Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji sebagai pesan moral agar pembangunan sejalan dengan akhlak dan ilmu.
Warna yang digunakan juga sarat makna. Merah melambangkan keberanian, emas kejayaan, kuning religiusitas, dan krem kesan bersih serta bersahaja. Lanskap stan dipercantik ukiran pucuk rebung dan tanaman hijau.
Bagian dalam stan difungsikan sebagai etalase ekonomi kreatif. Beragam produk UMKM binaan Pemko Tanjungpinang dipamerkan, mulai dari kuliner khas seperti Air Dohot, kue deram-deram, olahan laut, hingga kerajinan batik Tanjungpinang, ecoprint, tanjak, songkok, jilbab, dan kerajinan kerang. Seluruh produk telah melalui kurasi dan bersertifikasi halal.
Untuk memudahkan transaksi, stan juga menerapkan pembayaran digital nontunai berbasis QRIS selama perhelatan 4 hingga 9 Juli 2026.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang Hj. Riany mengatakan MTQ XII menjadi peluang memperluas pasar produk lokal.
“Kami mengurasi secara ketat produk UMKM yang ditampilkan untuk memastikan kualitas dan legalitasnya. Melalui ajang ini kami ingin memfasilitasi pelaku usaha agar bisa naik kelas. Penggunaan QRIS juga bukti UMKM kita siap menuju ekosistem digital,” ujar Riany. ***




