BERITABATAM.COM, Bintan – Praktik pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Km 16 Toapaya, Kabupaten Bintan bikin masyarakat resah.
Hal ini terlihat pada deretan mobil tua dan dump truck yang diduga digunakan untuk melangsir BBM jenis solar bersubsidi.
BP Batam Tegaskan Komitmen Integrasikan Infrastruktur Fisik dan Digital di KEK Nongsa
Kendaraan pelangsir terlihat melakukan pengisian secara berulang sehingga BBM bersubsidi tidak tepat sasaran. Lalu banyaknya kendaraan pelangsir membuat antrian menjadi panjang dan lama.
Salah satu masyarakat Inisal RY (49) mengaku praktik seperti ini sudah dianggap wajar, dan sudah berlangsung lama.
Ia menegaskan, praktik ini sangat merugikan masyarakat kecil seperti sopir angkot, taksi, nelayan dan petani.
Bersama Jajaran OPDPemprov Kepri, Gubernur Ansar Pimpin Gotong Royong di Pulau Penyengat
“Tentu meresahkan masyarakat, praktik melangsir BBM Solar bersubsidi ini berdampak pada kelangkaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan kepada masyarakat yang berhak,” kata RY, Senin Juli 2026.
Ia mengungkapkan, kendaraan yang diduga digunakan sebagai pelangsir datang silih berganti ke SPBU sejak pagi hingga siang hari.
Semangat yang Tak Pernah Pudar
“Ini bukan rahasia umum lagi, semua orang tau,” jelasnya.
Seraya berita ini dinaikkan, pemilik SPBU hingga saat ini enggan memberikan keterangan lebih lanjut. (*)




