BERITABATAM.COM, Anambas – Aktivitas jual beli di Pasar Pagi Letung, Kecamatan Jemaja, tampak sepi pada Jumat, 31 Juli 2026.
Sepinya pengunjung dipicu oleh berkurangnya stok ikan segar yang masuk ke pasar dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan di lokasi, dari 32 lapak pedagang ikan, hanya sekitar 8 lapak yang berjualan. Jenis ikan yang tersedia pun terbatas, didominasi ikan tongkol putih dengan ukuran besar dan kecil l. sedangkan 2 lapak di isi oleh pedagan ayam potong.
Sementara ikan bernilai ekonomi tinggi seperti kakap, kerapu, dan tenggiri hampir tidak ada.
Kak Tati salah satu pedagang ikan, mengaku omzetnya turun drastis.
“Biasanya jam 7 pagi ikan sudah habis. Sekarang sampai jam 9 masih banyak yang tersisa. Bukan karena tidak ada ikan, tapi memang kurangnya pembeli ,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Mur, nelayan Letung. Ia mengatakan cuaca cukup bersahabat dan gelombang pun tergolong stabil dalam sepekan terakhir ini.
Hasil tangkap nelayan lokal cukup lumayan, hayan saja sebagian ikan di jual ke pengepul dengan harga yang lumayan tinggi.
“Seminggu ini hasil tangkap nelayan cukup lumayan. Namun, sebagian besar kawan – kawan memilih jual ke pengepul karena menjual ikan di pasar agak sepi dari pembeli,” jelasnya.
“Harga ikan Tongkol putih di pasar ukuran 2 kilo lebih harga berkisar 40 – 45 ribu perekor. Sedangkan jika di jual ke pengepul, harga 1 kilo mencapai 25 ribu . Jadi, nelayan lebih memilih jual ke pengepul, ” katanya (ropi)




