BERITABATAM.COM, Batam – Selasa pagi 18 Agustus 2026 Dataran Engku Putri, Batam Centre, ramai warna cokelat.
Ribuan anggota Pramuka se-Kota Batam berkumpul merayakan Hari Pramuka ke-65.
Di tengah upacara khidmat yang dipimpin Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, ada pemandangan yang bikin suasana jadi lebih hangat.
Sejumlah Pramuka Siaga dari SDN 011 Bengkong tampil percaya diri mendampingi jajaran Forkopimda.
Dengan kacu merah-putih rapi dan senyum polos, anak-anak usia 7-10 tahun itu berdiri di samping Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Ketua TP PKK Erlita Amsakar, hingga pejabat Forkopimda lainnya sepanjang prosesi.
Bagi keluarga besar SDN 011 Bengkong, ini bukan tugas biasa. Ini jadi kebanggaan tersendiri.
Kepala SDN 011 Bengkong sekaligus Kamabigus, Rita Simamora, mengaku haru.
Saat itu ia sedang berada di Cibubur, Jakarta Timur sebagai unsur peninjau kontingen Kwarcab Batam di Jambore Nasional 2026.
Dua peserta perwakilan Batam, Kanaya dan Arini, adalah alumni SDN 011 Bengkong.
Meski tak di tempat, Rita langsung mengiyakan saat sekolahnya ditunjuk.
“Saya langsung OK saat ditawarkan. Saya yakin dengan kolaborasi orang tua dan pembina di sekolah kita. Guru-guru hebat SDN 011 siap mengkondisikan anak-anak,” ujarnya.
Kepercayaan itu terbayar. Para Siaga menjalankan tugas pendampingan dengan rapi dan anggun.
“Rasa senang dan bahagia kami luar biasa. Mendampingi langsung para pemimpin Kota Batam di HUT Pramuka ke-65 jadi kebanggaan yang sangat berarti,” tutup Rita.
Momen ini juga jadi bukti, pendidikan karakter sejak Siaga memang nyata. Di balik barisan rapi anak-anak, ada pesan bahwa regenerasi pemimpin Batam dimulai dari sekolah, guru, dan orang tua yang kompak. (ria fahrudin)




