BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – Pengurus Karang Taruna Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pertemuan strategis dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang di Kantor BNNK Tanjungpinang, Selasa 15 September 2026.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), dengan sasaran utama generasi muda di Kota Tanjungpinang.
Plt. Kepala BNNK Tanjungpinang, AKBP Jamaluddin Syarief Nur, menyambut baik inisiatif tersebut.
Ia menegaskan pemuda merupakan pilar utama bangsa sekaligus kelompok paling rentan terhadap ancaman narkotika.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan aktif organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna sangat penting untuk menjadi perpanjangan tangan negara dalam mengedukasi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kita berharap pilar-pilar sosial yang aktif di masyarakat ikut andil dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika,” ujar Jamaluddin.
Ketua Karang Taruna Kepri, Fachrul Z. Ahmad, menyampaikan audiensi ini terkait rencana Bulan Bhakti dalam rangka memperingati Hari Lahir Karang Taruna pada 25 September 2026.
“Kegiatannya meliputi bakti sosial, gotong royong, pementasan seni dan budaya, serta sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada generasi muda. Hari ini kami bersilaturahmi dengan BNNK Tanjungpinang untuk berkolaborasi,” kata Fachrul.
Menurutnya, sebagai salah satu pilar sosial, Karang Taruna memiliki beban moral dan tanggung jawab terhadap persoalan sosial di masyarakat.
“Kita tidak boleh berpangku tangan menyerahkan seluruh persoalan bangsa kepada pemerintah. Peran serta masyarakat sangat diperlukan. Alhamdulillah, Kepala BNNK sudah menyampaikan dukungannya untuk kegiatan ini,” imbuhnya.
Dalam kolaborasi tersebut, BNNK Tanjungpinang akan menggelar rangkaian kegiatan berupa cek kesehatan gratis, penyuluhan, sosialisasi, serta deklarasi bersama seluruh kader Karang Taruna dan masyarakat untuk berkomitmen memerangi penyalahgunaan narkotika. (ria fahrudin)





