BERITABATAM.COM, NTT – Dua gempa mengguncang wilayah Indonesia pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026.
Gempa pertama bermagnitudo 6,1 terjadi di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, disusul gempa M5,9 di Aceh Jaya.
Gempa Sumba terjadi pukul 05.55 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa Sumba dirasakan hingga sejumlah wilayah di Nusa Tenggara.
Berdasarkan informasi BMKG, intensitas mencapai MMI V di Sumba Barat dan IV-V di Manggarai Barat.
Sementara itu, gempa kedua terjadi pukul 06.37 WIB di wilayah sekitar Calang, Kabupaten Aceh Jaya.
BMKG mencatat episenternya berada 79 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Jaya.
Gempa Aceh memiliki magnitudo 5,9 dengan kedalaman 26 kilometer. Pusat gempa berada pada koordinat 4,56 lintang utara dan 94,97 bujur timur.
Angka magnitudo gempa Aceh sempat berbeda dalam laporan awal sejumlah media.
Laporan awal detik menyebut magnitudo 5,8, sedangkan data BMKG yang kemudian dirilis mencatat magnitudo 5,9.
Untuk kedua kejadian tersebut, BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami.
Masyarakat tetap diminta memperhatikan informasi resmi dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan.
Pada gempa Aceh, BMKG secara khusus mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Informasi tersebut disampaikan dalam rilis parameter gempa.
Sementara untuk gempa Sumba, data BMKG menunjukkan guncangan dirasakan di beberapa wilayah sekitar episenter. Data dampak dapat terus diperbarui seiring masuknya laporan masyarakat dan sensor.
Dengan demikian, gempa hari ini di Sumba dan Aceh sama-sama tidak memicu peringatan tsunami.
Masyarakat di sekitar wilayah terdampak disarankan mengikuti pembaruan BMKG dan tetap waspada terhadap guncangan susulan. ***





