BERITABATAM.COM, Anambas – Untuk kesekian kalinya, Rizka Kurniawati harus terbaring lemas di ranjang rumah sakit.
Gadis asal Bukit Tinggi yang berdomisili di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas ini harus berjuang keras melawan penyakit Tiroid yang menggerogoti tubuhnya.
Kisah Rizka bukan hanya tentang sakit, tapi juga tentang beratnya perjuangan hidup.
Rizka adalah anak berprestasi. Namun, impiannya untuk melanjutkan pendidikan terpaksa pupus karena penyakit yang dideritanya dan keterbatasan ekonomi keluarga.
Saat ini Rizka hanya dirawat oleh sang ayah, Bapak Syamsir (60).
Di usia senja yang seharusnya sudah tidak lagi bekerja, Pak Syamsir harus membesarkan anak-anaknya seorang diri. Mirisnya, dua orang anaknya mengidap penyakit yang sama.
Keluarga kecil ini tinggal di sebuah kos sederhana di Jalan A. Yani Laut, Desa Tarempa Barat. Untuk bertahan hidup sehari-hari saja sudah amat sangat berat, apalagi untuk biaya pengobatan Rizka.
Berbekal semangat saja tentu tidak cukup.
Saat ini, Rizka dan Pak Syamsir telah dirujuk ke RSUP di Tanjungpinang. Karena tidak memiliki keluarga di sana, mereka terpaksa tinggal di Rumah Singgah / Mess Pemda Anambas di Sei Jang, Tanjungpinang sambil menunggu jadwal kontrol berikutnya.
Melihat kondisi tersebut, Misi Kemanusiaan Anambas dan Melayu Raya Anambas, mengajak seluruh masyarakat untuk berbagi dan meringankan beban keluarga ini.
“Mereka tidak punya keluarga di Tanjungpinang. Kita tempatkan di Mess Pemda sambil menunggu kontrol. Mari kita sisihkan sedikit rezeki untuk membantu kebutuhan sehari-hari selama masa pengobatan,” tulis relawan Misi Kemanusiaan Anambas.
Bagi Bapak/Ibu, para dermawan yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan langsung ke rekening ayah kandung Rizka:
Bank BNI No. Rek: 7573-6649-7
a.n. SYAMSIR
Sekecil apapun bantuan Bapak/Ibu sangat berarti untuk kesembuhan Rizka dan untuk bertahan hidup keluarga Pak Syamsir di perantauan. (ropi kahardi)





