Beritabatam.com, Bintan – Dalam rangka mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan.
Pelaksanaan kerja sama meliputi optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta pendampingan dan pelatihan oleh tenaga ahli.
Komitmen Pendidikan Diapresiasi, Pemko Batam Terima Penghargaan Mitra ITB 2026
Selain bagi warga binaan, pendampingan dan transfer pengetahuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, M. Pithra Jaya Saragih, menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Panen Raya, Lapas Narkotika Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP
Kerja sama ini juga diharapkan memberi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bintan.
Indeks Inovasi Batam Naik Jadi 61,90, Amsakar Unggulkan Tahfiz dan EBPHTB 2.0
“Kerja sama ini sangat berarti bagi pengembangan pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Tanjungpinang,” kata Kalapas Fauzi, Kamis 6 November 2026.
“Dengan pendampingan dari tenaga ahli, kami berharap warga binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat, sehingga siap mandiri dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Kunker 6-7 November, Gubernur Ansar Jadi Khatib Jumat dan Tutup Turnamen Gubernur Cup di Tarempa
Selain penandatanganan PKS, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang juga melaksanakan audiensi dan kunjungan kerja dengan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Bpk. Robert Lukman, S.Pi. Pertemuan tersebut bertujuan menjajaki peluang sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan program serupa.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mewujudkan pembinaan warga binaan yang produktif, terampil, dan mandiri. (Oppy)





