
BERITABATAM.COM, Bukit Bestari – Kementerian Agama Provinsi Kepri mengimbau seluruh masyarakat Kepri melakulan pemotongan hewan qurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).
Khususnya bagi masyarakat yang berada di Kota Tanjungpinang dan Batam.
Imbauan itu disampaikan Kepala Kemenag Kepri Dr.H Mahbub Daryanto di Tanjungpinang, Kamis 15 Juli 2021 dikutip dari kominfo.kepriprov.go.id.
”Mengingat kondisi Kepri masih dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, kita anjurkan untuk pemotongan hewan kurban ini dilakukan di RPH yang ada,” ujar Mahbub.
Pasalnya lanjut Mahbub, sesuai SE Gubernur Kepri mengimbau penyelenggaraan pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban harus mengikuti ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
“Untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban diharapkan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R),” ujar Mahbub.
Namun lanjut Mahbub, mengingat keterbatasan jumlah, sebaran dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan qurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Dengan diawasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota sampai dengan kecamatan, desa/kelurahan, RT/RW dan melibatkan TNI Polri,” jelas Mahbub.
Tak hanya itu, Mahbub menyampaikan bagi petugas penyembelihan hewan Qurban untuk mendapatkan Rapid Test Antigen yang difasilitasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota.
“Nantinya pendistribusiannya juga dilakukan petugas yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan RT/RW setempat sesuai Protokol Kesehatan Covid-19,” kata Mahbub.
Mahbub mengatakan bahwa pada wilayah yang masuk pada kriteria 3-4 pelaksanaan ibadah sholat Idul Adha di masjid dan Mushalla juga ditiadakan guna menekan angka penyebaran Covid-19.
“Untuk tahun ini kita harus terima sholat Idul Adha di masjid dan Mushalla di wilayah seperti Tanjungpinang dan Batam ditiadakan atau digantikan dengan sholat Idul Adha di rumah masing-masing,” jelas Mahbub.
Mahbub juga memastikan akan membuat ketentuan terkait tata cara pelaksanaan sholat Idul Adha di rumah masing-masing.
“Kita akan buat tata caranya, agar masyarakat dapat melakukannya di rumah masing-masing,” tegas Mahbub kembali. (*)