Polresta Barelang Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Sat Samapta Lakukan Pemantauan dan Pengamanan
Sat Samapta Polresta Barelang Siaga di Lokasi Rawan, Pastikan Keselamatan Masyarakat di Tengah Cuaca Buruk
Batam – Dalam upaya mengantisipasi dampak dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah Kota Batam, Satuan Samapta Polresta Barelang melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengamanan di wilayah rawan, khususnya di Jl. Gajah Mada seputaran Hotel Vizta, Kecamatan Sekupang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, S.E., M.H. Sabtu (12/07/2025).
Sebanyak 6 personel Sat Samapta diterjunkan ke lokasi sejak pukul 05.45 WIB dengan menggunakan 3 unit kendaraan dinas roda empat (R4). Fokus kegiatan adalah pada pemantauan situasi jalan dan lingkungan sekitar, serta kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya tanah longsor atau hambatan lalu lintas akibat kondisi cuaca ekstrem.
Petugas juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar Hotel Vizta guna mencegah terjadinya kemacetan dan memberikan rasa aman kepada pengguna jalan yang mulai beraktivitas di pagi hari. Jika sewaktu-waktu terjadi longsor, personel telah disiagakan untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas dengan cepat dan terkoordinasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun keselamatan berlalu lintas. Selain pengamanan, personel turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara di tengah cuaca buruk.
Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, S.E., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif guna memastikan keselamatan warga. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Kami akan terus lakukan pemantauan di titik-titik rawan bencana,” ujarnya.
Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa arus lalu lintas di Jl. Gajah Mada berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Polri melalui personel Sat Samapta di lapangan memberikan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dalam situasi darurat.
BERITABATAM.COM, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Hotel Vista, Jum’at, 11 Juli 2025.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap sejumlah keluhan masyarakat terkait kondisi jalan bergelombang, kebocoran pipa, serta aktivitas cut and fill yang dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi oleh BMKG beberapa hari ke depan menjadi salah satu alasan utama dilakukannya pemeriksaan lapangan secara langsung.
“BMKG menyampaikan bahwa cuaca di Batam dalam beberapa hari ke depan cukup ekstrem. Oleh karena itu, hari ini kami turun langsung untuk memastikan penanganannya berjalan dengan baik,” ujar Amsakar.
Walikota juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah turun ke lokasi sekitar satu minggu yang lalu dan telah memerintahkan untuk segera dilakukan pembenahan, khususnya terkait jalan retak dan bergelombang.
“Kami juga membahas secara detail kenapa tanah di kawasan ini mengalami peningkatan ketinggian. Tim teknis kita sudah menelaah kondisi di lapangan dan menyampaikan bahwa tekanan tanah dari atas, akibat curah hujan tinggi, telah menyebabkan bagian bawah tanah menjadi bergelombang,” jelasnya.
la mencontohkan, beban tanah yang sebelumnya hanya sekitar 10 ton, bisa meningkat hingga 15 ton akibat jenuh air karena hujan, yang tentunya memberi tekanan berlebih pada lapisan bawah.
Untuk mencegah dampak yang lebih luas, Pemerintah Kota Batam memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas cut and fill di lokasi tersebut.
Fokus utama saat ini adalah pada upaya pembenahan dan perataan tanah di bagian bawah.
“Saya sudah minta manajemen hotel untuk melakukan perbaikan. Kalau ada pekerjaan di bawah, itu bukan lagi cut and fill, tapi pekerjaan untuk memperkuat dan menstabilkan struktur tanah,” katanya. (ria fahrudin)