[ads_karimun]
BerandaBakti TNI PolriDi DPRD Kepri, Tiga Paslon Gubernur Sampaikan Visi dan Misi

Di DPRD Kepri, Tiga Paslon Gubernur Sampaikan Visi dan Misi

Di DPRD Kepri, Tiga Paslon Gubernur Sampaikan Visi dan Misi
Di DPRD Kepri, Tiga Paslon Gubernur Sampaikan Visi dan Misi

 

TANJUNGPINANG –  Beritabatam | Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada Kepri 2020, menyampaikan visi dan misi di ruang rapat utama DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (12/10/2020

Ketiga pasangan paslon tersebut adalah Soerya Respationo-Iman Sutiawan, Isdianto-Suryani dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina.

Paslon nomor urut 1, Soerya Respationo-Iman Sutiawan menyampaikan, ekonomi Kepri cukup terpuruk akibat diterpa badai pandemi COVID-19 saat ini, Oleh karena itu, jika terpilih nanti, fokus utama prioritasnya sebagai calon Gubernur Kepri adalah memulihkan ekonomi Kepri paska pandemi COVID-19.

Sedangkan, untuk mikro jangka pendek, akan melaksankan program peningkatkan stimulus bantuan sosial pada masa COVID-19, berupa Bantuan Modal Usaha dan pengembangan UMKM, serta bantuan pinjaman lunak tanpa bunga dan agunan bagi pelaku ekonomi kecil

Sementara, untuk makro jangka panjang Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri ini memaparkan, akan mengembangkan pusat ekonomi dan investasi untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, meningkatkan jembatan jalan dan sarana lainnya serta pembangunan ekonomi berbasis kemaritiman.

Sementara paslon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Isdianto-Suryani memaparkan enam misi serta 60 program unggulan yang akan dilaksanakan jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Sebagai calon Inkamben di Pilkada Kepri, Isadianto juga menyatakan, 5 tahun kedepan, pihaknya juga memiliki sejumlah prioritas pembangunan yang akan dilakukan. Sejumlah prioritas itu antara lain, adalah meningkatkan skor IPM Kepri ke level sangat tinggi atau di atas 80 persen dan menjadikan angka IPM Kepri tertinggi di Indonesia.

“Kemudian, menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah 5 persen. Menekan angka pengangguran hingga di bawah 5 persen, termasuk meningkatkan kualitas dan akses pekerja lokal agar semakin berdaya saing,” tuturnya.

Selanjutnya, meniadakan angka putus sekolah dengan menggratiskan biaya pendidikan untuk anak-anak Kepri. Sementara yang bersekolah di sekolah swasta akan diberikan subsidi pendidikan

Lalu, meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan dengan menjangkau 52 kecamatan dan 299 kelurahan/desa.

“Sentra Ekonomi kreatif juga perlu ditumbuh kembangkan, serta peningkatan akses digitalisasi pada setiap wilayah di Kepri. Perlindungan hak dan kesejahteraan pekerja/buruh secara maksimal juga perlu dilakukan,” kata Isdianto.

Selain itu, cagub petahana ini juga mengibaratkan nafasnya adalah nafas membangun Kepulauan Riau, nafas membangun budaya dan peradaban bumi tanah Melayu.

Sedangkan pasangan alon Gubernur dan wakil gubernur Ansar Ahmad-Marlin Agustina menawarkan visi terwujudnya Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing dan berbudaya makmur.

Ia juga akan menciptakan kehidupan masyarakat Kepulauan Riau yang layak sehat dan sejahtera.

Hal itu akan dilaksanakan melalui misi menciptakan masyarakat Kepri yang berdaya Saing, birokrasi pemerintahan dan dunia usaha yang mampu bersaing dan unggul di tingkat regional dan internasional.

Di sektor Budaya, Ansar juga menyatakan, akan mewujudkan dengan penyelenggaraan pemerintahan kegiatan pembangunan dan aktivitas masyarakat Kepulauan Riau yang berpegang pada nilai-nilai agama, budaya Melayu dan budaya Nusantara,” tuturnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pihaknya juga telah menyusun 5 misi utama yaitu, percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat. Mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa.

Melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, berorientasi pelayanan dan berwawasan lingkungan. Lalu, mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur antar pulau guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir,” pungkasnya. (Red)

ads ads
- Advertisment -spot_img
spot_img