Beranda KEPRI TANJUNGPINANG Pemprov Kepri Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jembatan Batam­Bintan

Pemprov Kepri Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jembatan Batam­Bintan

BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Abu Bakar mengatakan, lewat APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2021 ini, Pemprov Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembebasan lahan bagi mendukung pembangunan strategis Jembatan Batam­Bintan (Babin).

“Tahun 2021 ini Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran unuk pembahasan tanah untuk pembangunan Jembatan Babin sebesar Rp10 miliar. Pembahasan, dilakukan tentunya secara bertahap baik untuk di Batam dan Bintan,” ujar Abu Bakar di Tanjungpinang, dilansir dari Harian Batampos, Minggu, 14 Februari 2021.

Dijelaskannya, lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan jembatan Babin ini kurang lebih seluas 30 hektare, dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Pihak BPN sendiri sudah mendata dan lahan yang akan dibebaskan tersebut merupakan lahan milik masyarakat.

“Secara keseluruhan lahan untuk lokasi Jembatan Babin ini sudah terdata dan tidak ada masalah, sebab lahan itu milik masyarakat tidak ada lahan hutan lindung dan lahan lainnya,” jelasnya.

Masih kata Abu, lahan yang akan dibebaskan tersebut berada di wilayah Batam dan Kabupaten Bintan.

Namun, untuk pastinya berapa luas di masing-masing wilayah ini masih menunggu laporan lengkap dari tim.

Ditegaskannya, prosesnya memang panjang untuk pembebasan lahan ini, namun secara keseluruhan sudah tidak ada hambatan.

Pembangunan jembatan Babin masuk dalam 25 proyek nasional yang pembangunannya menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Jembatan Babin masuk dalam rencana Kementerian PUPR bersama pembangunan jalan tol di sejumlah daerah di Indonesia yang pembangunannya ditargetkan teralisasi di Kuartal I 2021.

”Kita harapkan secepatnya akan terrealisasi pembangunan jembatan Babin yang sudah ditunggu masyarakat Kepri,” harapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mengalokasikan anggaran Rp 1,7 miliar di APBD TA 2021 untuk membuka akses jalan menuju titik nol pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) di Kawasan Kabil, Batam.

Proyek nasional Jembatan Babin yang akan menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Bintan tersebut ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun 2021 mendatang.

”Melalui Dinas PUPP Provinsi Kepri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar khusus untuk kegiatan cut and fill dengan membuka jalan utama menuju titik nol Jembatan Babin di kawasan Kabil, Batam,” tutup Abu Bakar. (kmg)

- Advertisment -