Beranda KEPRI KARIMUN Jelang Masa Jabatannya Berakhir, Ini yang Disampaikan Aunur Rafiq Kepada Masyarakat Karimun

Jelang Masa Jabatannya Berakhir, Ini yang Disampaikan Aunur Rafiq Kepada Masyarakat Karimun

BERITABATAM.COM, KARIMUN – Bupati dan Wakil Bupati Karimun periode 2016-2021, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan menyusul akan berakhirnya masa jabatan keduanya pada 23 Maret 2021 mendatang.

“Saya dan Anwar Hasyim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat apabila pada masa 5 tahun kepemimpinan kami, masih banyak yang belum bisa kami lakukan dan saya ucapkan terimakasih atas dukungan dan doanya selama mengemban amanah ini,” ujar Aunur Rafiq di ruang rapat balai rong sri, Senin 15 Maret 2021 siang.

Rafiq mengakui bahwa masih ada kekurangan selama kepemimpinannya karena berbagai persoalan yang dihadapi, seperti tentang kemampuan keuangan daerah khususnya dua tahun terakhir sejak adanya pandemi Covid-19.

Meski begitu, Rafiq mengaku bersyukur bahwa di penghujung masa jabatannya. Upayanya dalam penanganan virus tersebut dapat berjalan baik.

Ia menyebutkan seperti tertanganinya dengan baik penanganan jumlah kasus positif COVID-19, pemulihan ekonomi, sosial dan budaya serta pendidikan.

Dimana, saat ini di Karimun dari 442 jumlah pasien terkonfirmasi positif, 18 pasien positif meninggal dunia dan sisanya sudah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Atas penanganan yang baik itu, saat ini Kabupaten Karimun sedang menuju untuk kembali berstatus sebagai zona hijau COVID-19.

“Terkait perekonomian kita walaupun belum pulih seluruhnya. Akan tetapi dapat terlaksana dengan baik hingga hari ini, kita ketahui pertumbuhan ekonomi di Kepri minus 3 persen, sementara kita di posisi 4 persen,” kata Rafiq.

“Kondisi ini menunjukkan kita masih dapat eksis untuk kegiatan ekonomi, kawasan industri terus berjalan dengan delapan ribu tenaga kerja yang tersebar di kawasan industri dan kurang lebih seribu dua ratus tenaga kerja di PT Timah tbk yang tidak ada di PHK dan penanganan COVID-19 di perusahaan semuanya dapat teratasi dengan baik,” tambahnya.

Rafiq menambahkan memang selama kepemimpinannya masih terdapat sejumlah kendala yang menjadi hambatan dalam perencanaan pembangunan.

Kendala itu, kata dia, dipicu oleh penurunan pendapatan asli daerah, refocusing anggaran dari pemerintah pusat dan transfer dana pusat yang juga terus alami penurunan menjadi kendala kita dalam proses pembangunan.

“Namun, insya allah saya menyakini kedepannya semua itu akan dapat lebih baik lagi,” ucap Rafiq dikutip dari kabarbatam.com.

Dirinya juga menyampaikan ribuan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di Karimun dapat berjalan baik. Meskipun belum dapat diputuskan karena masih di Mahkamah Konstitusi (MK)

Menurutnya, siapa pun yang ditetapkan oleh MK nantinya, itulah yang akan memimpin kabupaten dengan julukan ‘bumi berazam’ ini.

Dengan begitu, ia mengharapkan agar masyarakat dapat kembali bersatu tidak ada lagi perbedaan politik pasca pesta demokrasi.

“Usai Pilkada, usai juga perbedaan. Mari tatap hari besok dengan lebih baik, kita jalin silaturahmi dengan rasa persatuan dan kesatuan karena ini menjadi modal kita membangun Karimun lebih baik kedepannya,” ucap Rafiq. (*)

- Advertisment -
- Advertisment -