BerandaKEPRINATUNAKPU Natuna Buka Kegiatan Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022

KPU Natuna Buka Kegiatan Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022

BERITABATAM.COM, Natuna – Ketua KPU Kabupaten Natuna, Junaidi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 8 tahun 2022 di Hotel Natuna, Ranai Darat, Senin 14 November 2022.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU menjelaskan tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk menyampaikan informasi tentang peraturan penyelenggara pemilihan umum serta tata kerja dan dasar hukumnya.

Dikatakannya, tahapan pemilu serentak tahun 2024 sudah dimulai. Ia juga menerangkan, untuk partai politik sedang masa verifikasi administrasi dan dilanjutkan proses verifikasi vaktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik

“Untuk menjadi anggota pemilu, partai politik harus mengikuti aturan yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saat ini proses verifikasi partai politik dan kepengurusan keanggotaannya yang vaktual sudah masa tahapan kerja Komisi Pemilihan Umum,” ucap Junaidi Abdillah.

Junaidi juga menambahkan, saat ini tahapan perekrutan badan adhoc yang dibidangi komisi hukum akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sementara itu Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum, Nursalim, menyampaikan acara tata kerja badan adhoc penyelenggara pemilihan umum wajib menyampaikan seluruh informasi baik regulasi dan perekrutannya pada tahapan pemilu tahun 2024.

Ia menjelaskan, selaku pemangku divisi hukum, lebih dominan dibidang pengawasan terkait ranah penindakan sengketa pemilu.

Menurutnya penyelenggara KPU Natuna harus dibantu dalam pembentukan, PPK, PPS dan KPPS.

Lanjut Nursalim, untuk Natuna harus ada yang bertugas 75 orang sebagai panitia pelaksana di tingkat kecamatan, belum lagi tingkat kelurahan maupun desa.

“Jadi pekerjaan siklus lima tahunan ini tidak bisa kami kerjakan sendiri, harus ada kerjasama kita sebagai lembaga vertikal dan non vertikal maupun dinas terkait lainnya,” ujar Nursalim.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa proses penyelenggaraan pemilihan umum, harus melalui evaluasi yang sudah diatur kode etik penyelenggara.

“Semua tahapan ini membantu kinerja penyelenggara pemilu, jadi siklus ini harus kita lalui dan kita patuhi demi suksesnya pemilihan umum serentak tahun 20224,” terang Nursalim.

Hadir dalam giat tersebut, Asisten I Khaidir, Forkopimda, Organisasi PJN, Organisasi PWI, Ketua Bawaslu, ormas dan undangan lainnya. (redaksi)

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
spot_img