BERITABATAM.COM, Batam – Hadir sebagai solusi atas tingginya antusiasme calon siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 13 Batam kini bersiap memiliki gedung sendiri.
Sekolah yang berlokasi di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong ini merupakan unit kejuruan negeri baru yang diresmikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dengan daya tampung awal hingga 240 siswa.
Dana pembangunan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri, yang akan digunakan untuk membangun 6 Ruang Kelas Baru (RKB), ruang kantor, serta berbagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya.
Kepala SMKN 13 Batam, Dedi Indra, membenarkan pengerjaan fisik gedung baru sudah berjalan.
“Pengerjaan baru dimulai awal bulan ini, Insya Allah rampung seluruhnya pada Januari 2027 nanti,” ujarnya, saat ditemui awak media di SMAN 8, Rabu 1 Juli 2026.
Selama ini, SMKN 13 Batam masih berbagi tempat atau menumpang di lingkungan Sekolah Menengah Aatas Negeri (SMAN)8, Bengkong, Kota Batam.
Saat ini sekolah menampung total 240 siswa dari berbagai angkatan,167 siswa telah dinyatakan lulus lewat ujian daring, sementara 73 siswa lainnya masih menyelesaikan administrasi kelulusan.
Saat ini sekolah baru memiliki satu jurusan unggulan, yaitu Teknik Pengelasan.
Ke depannya, pihak sekolah berencana menambah dua jurusan lagi demi menjawab kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri Batam.
“Kita usulkan pembukaan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Elektronika Industri, tinggal menunggu persetujuan resmi dari Kepala Bidang dan Dinas Pendidikan Kota Batam,” jelas Dedi.
Pembukaan jurusan selanjutnya akan terus disesuaikan dengan peluang kerja dan kebutuhan dunia usaha di Batam.
Dedi berharap SMKN 13 Batam kelak menjadi sekolah unggulan yang melahirkan lulusan kompeten dan mudah terserap dunia kerja.
Harapan kami sederhana, semoga SMKN 13 bisa menjadi sekolah terbaik di Batam, bermanfaat bagi anak-anak kita, dan mencetak lulusan yang layak bekerja di industri-industri kota ini,” tutupnya. (ria fahrudin)




