BERITABATAM.COM, Anambas – Seorang penjaga keramba ikan di Desa Air Sena, Kecamatan Siantan Tengah, menjadi korban pembacokan setelah mencoba menggagalkan dugaan pencurian ikan, Selasa, 22 September 2026, malam.
Korban diketahui berinisial JL (42). Saat itu ia seorang diri menjaga keramba milik pengusaha berinisial DD.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Hujan deras mengguyur dan kondisi sekitar gelap gulita akibat pemadaman listrik.
Di tengah situasi itu, JL mendengar suara pompong mendekati keramba. Ia melihat dua orang tak dikenal dengan wajah tertutup sebo. Satu orang naik ke atas keramba, satu lagi menunggu di atas pompong.
Curiga akan mencuri ikan, JL berusaha menghentikan pelaku. Perkelahian pun tak terhindarkan.
Pelaku yang naik ke keramba kemudian mengeluarkan parang dan membacok korban beberapa kali. JL mengalami luka di kepala, lengan, dan punggung.
Usai menyerang, kedua pelaku kabur menggunakan pompong ke arah Desa Air Asuk.
*Polisi Turun ke TKP*
Keesokan harinya, Rabu, 23 September 2026 pukul 09.00 WIB, Tim Satreskrim dan Satpolairud Polres Kepulauan Anambas mendatangi lokasi untuk olah TKP.
Kasat Reskrim Polres Anambas IPTU Yudi Satriawan, memimpin langsung pemeriksaan TKP bersama anggotanya.
Petugas mengumpulkan keterangan korban dan saksi serta menelusuri jejak pompong pelaku.
Kapolres Anambas AKBP Misbachul Munir, melalui Kasat Reskrim IPTU Yudi Satriawan, membenarkan kejadian tersebut.
“Penyidik masih melakukan pendalaman, mengumpulkan keterangan dan menelusuri informasi terkait dua orang yang diduga terlibat, termasuk dugaan percobaan pencurian dan penganiayaan,” ujarnya.
Hingga kini identitas kedua pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi juga memburu pompong yang digunakan pelaku.
Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Kepulauan Anambas. (ropi kahardi)





