BERITABATAM.COM, Tanjungpinang – BP Batam terus memperkuat komitmen keterbukaan informasi publik melalui silaturahmi dan diskusi bersama Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (KI Kepri) di Tanjungpinang, Kamis 29 Oktober 2026.
Kunjungan dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum selaku Atasan PPID BP Batam Ariastuty Sirait, didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga selaku Ketua PPID BP Batam Sthefani Barlian.
Ariastuty menyampaikan berbagai upaya BP Batam dalam meningkatkan pelayanan informasi publik, salah satunya melalui pengembangan Land Management System (LMS) yang memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait lahan.
Ia berharap KI Kepri dapat memberikan masukan dan arahan untuk menyempurnakan regulasi dan prosedur pelayanan, khususnya dalam menangani permohonan informasi serta memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Rombongan diterima langsung Ketua KI Kepri Arison, bersama Wakil Ketua Drs. M. Djuhari, Komisioner/Koordinator Penyelesaian Sengketa Informasi Saut Maruli Samosir, serta sekretaris dan staf KI Kepri.
Diskusi juga membahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta penguatan komunikasi dengan pemohon informasi.
KI Kepri menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam mendukung keterbukaan informasi, termasuk melalui monitoring dan evaluasi.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik selama ini. Harapannya, ke depan KI Kepri dan BP Batam dapat terus bersinergi untuk membawa kemajuan dalam pelayanan informasi publik,” ujar Arison.
Ariastuty menyampaikan terima kasih atas masukan KI Kepri yang menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan. (ria fahrudin)





